Bulan Maret, Insentif Guru Wajib Dibayarkan Dinas

  • Share

Kupang, fajartimor.net-Tambahan insentif untuk guru honor dan guru asn harus dibayarkan paling lambat maret 2019.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan ketua Komisi V DPRD Provinsi NTT, Jimy Sianto calon Anggota DPD RI dihadapan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan terkait persiapan pelaksanaan UNBK dan UNPK  SMA/SMK se-NTT, bertempat di ruang Komisi V DPRD setempat, Senin (18/02/2019).

Menurutnya, aktivitas kerja yang sudah purna dilakukan guru honor komite, ASN dan Swasta semestinya diikuti dengan penghargaan oleh Dinas sesuai pembahasan bersama Parlemen.

“Pada tahun 2019 telah di tetapkan anggaran untuk tambahan insentif bagi guru honor komite dan yayasan juga untuk guru ASN (kesra). Dan harusnya sudah terbayar! Uni koq belum?,” kesal Jimy.

Atas keterlambatan pembayaran tersebut kata putra asli TTS ini, Dinas P&K, dibawah komando Kadis Benyamin Lola wajib menyelesaikan hak-hak para guru honor komite, swasta dan ASN, dengan tengat waktu maksimal di bulan Maret.

“Jadi saya selaku ketua Komisi V bersama anggota meminta Dinas untuk segera menyelesaikan hal- hak guru honor komite, swasta dan ASN paling lambat bulan Maret 2019. Karena hal ini prinsip maka kami sarankan untuk segera dilaksanakan agar dikemudian hari tidak terjadi persoalan serius,” tandas Jimy.

Ditambahkan, persoalan hak honor komite,swasta dan ASN justru menjadi keluhan bersama guru SMA/SMK Negeri-Swasta dan diperhatikan secara serius oleh Parlemen.

“Sadar bahwa ada begitu banyak persoalan kesejahteraan yang perlu diberi nilai maka sebagai perwakilan rakyat yang khusus membidangi komisi pendidikan, selayaknya ada intervensi berarti demi terpenuhinya hak-hak para guru honor komite, swasta dan tunjangan kesejahteraan bagi yang ASN. Oleh karena itu saya berharap persoalan prinsip tersebut sudah harus dibayar dinas paling lambat Maret 2019. Bila tidak dilaksanakan maka urusannya akan panjang. Dan kepada guru-guru honor komite, swasta dan asn di kabupaten/ kota tolong informasinya bila ada kendala yang entah itu sengaja dibuat dan dilakukan dinas,” pungkas Jimy

Sementara kadis Benyamin Lola menjelaskan kalau persoalan hak guru honor komite, swasta dan tunjangan kesra bagi guru asn sementara dalam proses dan tinggal eksekusi.

“Kita sudah usulkan SPM dan tinggal menunggu SPD2D lalu selanjutnya akan dibayar tepat waktu,” aku kadis Benyamin. (ft/bon)

  • Share