DAK Buku di P&K Provinsi TA.2009-2013, Diduga Kuat Beraroma Korupsi

  • Share

Kupang, fajartimor.net-Proyek Pengadaan buku dan peningkatan mutu khusus untuk TK, SD, SMP, SMA dan SMK dengan nilai pengadaan sebesar Rp 45 milyar lebih pada setiap tahun anggarannya (dari TA.2009 sampai TA.2013) disinyalir meninggalkan persoalan pelik.

Disebutkan Proyek pengadaan buku dan peningkatan mutu yang dikelola LPM Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur diberikan kepada sebuah kekuatan besar. Hal tersebut disampaikan sumber fajartimor belum lama ini.

Menurutnya, Pengadaan buku dan peningkatan mutu yang besaran anggarannya berkisar Rp 45 milyar lebih tersebut sebelumnya telah dikemas secara rapih dan kemudian diberikan kepada perusahaan yang diinginkan.

“Ada korporasi yang khusus dipercayakan menangani paket paket pengadaan, baik buku, alat alat olahraga dan komputer. Perusahaan yang dimenangkan harus ada dalam bingkai korporasi tersebut”, jelasnya.

Uniknya lanjut sumber tersebut, buku buku yang diadakan pada setiap tahun anggarannya, baik jenis dan karangannya tetap sama. Sebaran pembagiannya pun hanya pada sekolah sekolah yang sama di setiap kabupaten/kota.

“Untuk membuktikan hal itu, silahkan buka DIPA, Dokumen Tender, Penawaran dan keterlibatan kontraktor (pihak ketiga), Speck Barang dan klasifikasi harga. Jika dokumen dokumen tersebut didapat maka akan diketahui bahwa pengadaan buku dan peningkatan mutu tahun anggaran 2009 hingga 2013, jelas beraroma korupsi”, aku sumber tersebut.

Data fajartimor.net, sejumlah daerah sebaran pengadaan buku dan peningkatan mutu dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Nusa Tenggara Timur TA. 2009-2013 diantaranya : Bajawa (Ngada), kabupaten Kupang, Kabupaten Rotendao, Kabupaten Ende, Kabupaten SBD, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Barat, Sumba Timur, Kabupaten Belu dan Alor. (ft/tim)

  • Share