Maria Magdalena Bifel, Tak Kunjung Sirna Mengejar Cita Cita.

  • Share

Kupang, fajartimor.net-Setiap orang pasti punya mimpi besar. Namun mimpi besar itu harus bisa diwujudnyatakan dengan usaha dan kerja keras.

Adagium, gantungkanlah cita cita-mu setinggi langit, seakan terus mengilhami seorang Maria Magdalena Bifel, S.Sos.MM. Sekilas dari ucapannya yang dipahami fajartimor saat bertemu di Kupang belum lama ini, putri seorang mantan anggota RPKAD (kini dikenal dengan istilah Kopasus), asal TTU tersebut rupanya telah kenyang dengan nilai nilai perjungan hidup.

Menurutnya, setiap orang harus punya mimpi besar. Dan mimpi besar itu tidak kemudian datang dengan sendirinya tanpa usaha dan kerja keras.

“Setiap mimpi besar harus diikuti dengan perjuangan besar. Dan perjuangan besar sudah tentu ditindaki dengan usaha dan kerja. Usaha dan kerja besar dalam pandangan saya adalah yang tertata, terpola dan terarah”, jelas Maria.

Mimpi besar yang tak kunjung sirna lanjut Maria, adalah memberi tekanan nyata berupa kontribusi berarti bagi pembangunan di bumi pertiwi Timor Tengah Utara.

“Bahwa Saya tentunya punya mimpi ingin buat ini, dan buat itu. Saya juga ingin agar ketidakberdayaan wanita yang di-empu-kan, tidak kemudian semena mena dipermainkan lingkungan berpikir minor dan sempit. Saya pun ingin agar semua yang perempuan harus bisa bangkit dan bersaing secara sehat dengan laki laki. Saya menyadari bahwa untuk merubah cara berpikir maju tersebut butuh waktu. Dan tekad saya, pada saatnya perempuan harus bisa punya panggung untuk bebas berbicara secara lugas”, terang Maria.

Alasan Maria Magdalena Bifel Ibu dua orang anak ini, bukanlah isapan jempol semata. Karena pengalaman bersaing dengan sejumlah pemikir pemikir hebat dan para pekerja hebat di DKI Jakarta dibuktikannya. Dirinya kini termasuk salah seorang yang ikut diperhitungkan di lingkungan kerjanya.

“Dalil saya sederhana. Banyak pemimpin pemimpin ternama dan terkenal justru lahir dari rahim perempuan perempuan hebat. Saatnya, perempuan perempuan hebat tersebut harus bisa tampil bersahaja dimata rakyat”, tegas Maria.

Berbekal moto hidup “saya bisa”, seorang Maria Magdalena Bifel senantiasa berkanjang dalam usaha dan kerja keras. Setiap yang ingin dikejar dengan batasan target pasti diraihnya. Dan luar biasanya lagi, cita cita yang ingin diraihnya terus dikejar dengan berbekal usaha dan kerja yang tak kunjung sirna.

Maria Magadalena Bifel pun kemudian menutup pembicaraannya dengan mengatakan bahwa perempuan adalah yang empunya segalanya. Jika dia cerdas maka dukungannya akan berdampak pada sesuatu yang berarti guna bagi kepentingan banyak orang. (ft/boni)

  • Share