‘Pekerjaan Non Fisik, Target Kerja Besar Dinas’

  • Share

Kupang, fajartimor.net – Tahun 2019 sesuai dengan perjuangan kami di tahun 2018, kita mendapatkan 2 miliar lebih dana alokasi khusus untuk 3 museum negeri di NTT.

Sebesar Rp 1 miliar 450 juta, diperuntukkan untuk Museum Negeri Kupang (Museum Dinas Kebudayaan Prov.), sementara Rp 450 juta dialokasikan untuk Museum Negeri Alor. Dan untuk Museum Negeri Sumba Timur – Waingapu dialokasikan dana sebesar Rp 450 juta, jelas Drs. Sinun Petrus Manuk kepada fajartimor bertempat di ruang kerjanya, Kamis (13/12/2018) belum lama ini.

Menurutnya, dana 1 miliar lebih itu bukan untuk belanja barang tapi untuk belanja program non fisik, termasuk E-Museum juga pekerjaan rehap-rehap ringan 15 %.

“Dari besaran anggaran yang dialokasikan itu, sekian persen akan kita plotkan untuk mendata dan menarasikan benda-benda kepurbakalaan NTT, dalam dua bahasa yakni bahasa Inggris dan Indonesia, sehingga terbuka juga buat kunjungan asing maupun domestik”, terang Sinun Perus.

Dijelaskan lebih jauh bahwa keberadaan museum di NTT, dari data yang didapatkan Dinas Kebudayaan Provinsi kemudian mengemuka kalau ada sejumlah museum swasta. Kerja sama dilakukan dengan memperjelas keterangan milik sesuai tuntutan keabsahannya.

“Soal Museum, kan ada milik swasta dan milik pemerintah. Kalau milik swasta yang penting dia berbadan hukum, punya nomor rekening, NPWP dan segala macam, proposal kita kirim ke pusat, lalu mereka akan liat dan bisa jadi akan ada perhatian”, spirit Sinun Petrus. (Ft/boni) Bersambung….

  • Share