Pemda TTS, Kaget Ada Pekerjaan Cipta Karya Di Desa Koa

  • Share

“Terkait Pembangunan PSD Permukiman Perdesaan Kawasan Koa, Kec. Mollo Barat, Kab.TTS, TA.2016”

Kupang, fajartimor.net- Sinyalemen ketidaktahuan pemerintah Kabupaten TTS, terkait pekerjaan jalan di Desa Koa Kecamatan Mollo Barat mulai terlihat jelas.

Bupati TTS, Ir. Paul Viktor Rolland Mella, M.SI, yang dikonfirmasi fajartimor melalui medium telephon celular rupanya tidak mengetahui secara persis pekerjaan jalan Desa Koa yang bersumber dari Dana APBN TA. 2016 tersebut.

Di sela sela kesibukan mengikuti rapat kerja seluruh pimpinan daerah (Gubernur dan Bupati/walikota) di Jakarta belum lama ini Bupati Mella mengatakan bahwa pekerjaan jalan di Desa Koa Kecamatan Mollo Barat yang berumber dari Anggaran APBN 2016 sama sekali diluar pengetahuan pemerintah setempat.

Menurut Bupati Mella, Informasi adanya pekerjaan tersebut baru diketahuinya dari fajartimor.

“Saya baru tahu ada pekerjaan jalan Cipta Karya di Desa Koa yang bersumber dari Dana APBN 2016. Sepanjang ini, saya tidak terlalu ikuti seperti apa rangkaian kegiatannya. Tapi berdasarkan informasi fajartimor, saya akan mengecek kebenarannya”, tanggap Mella.

Khusus pekerjaan jalan Koa-Faif Oban, ucap Bupati Mella telah dikerjakan sebelumnya dari sumber anggaran APBN.

“Jalan Koa-Faif Oban sudah ada. Sumber anggarannya program PNPM-MP. Saya akan segera lakukan pengecekan setelah kembali dari Jakarta”, tegas Bupati Mella.

Hal senadapun disampaikan Wakil Bupati TTS, Drs. Obet Naitboho. Kepada fajartimor yang dihubungi melalui medium telephon cellular.

Naitboho mengatakan bila informasi dan klarifikasi atas realita pekerjaan jalan Koa-Faif Oban yang bersumber dari Anggaran APBN 2016 baru diketahuinya.

“Adu baik  sudah itu. Ini informasi bagus. Mungkin karena disibukkan dengan sejumlah urusan maka hal besar tersebut kemudian terlewatkan. Mohon maaf juga karena kurang adanya waktu diskusi dengan teman teman terkait dengan sejumlah kegiatan layanan sosial kemasyarakatan. Tapi khusus untuk setiap pekerjaan pusat yang masuk ke daerah selayaknya melalui koordinasi intens, terus menerus dan berkelanjutan. Kaitannya dengan realita pekerjaan Koa-Faif Oban, saya akan segera berkoordinasi dengan teman teman di PU setempat”, terang Naitboho. (ft/boni)

  • Share