‘Proyek IJD 839 Miliar Di NTT, Diduga Ada Kontraktor Gunakan BBM Bersubsidi’

  • Share

Kupang, fajartimor.net – Proyek IJD sebesar Rp 839 miliar yang dialokasikan pemerintah pusat tahun anggaran 2023 sedapat mungkin menghadirkan impact (dampak). Salah satunya terjualnya BBM Non Subsidi. Namun realitanya hal itu tidak terjadi. Yang terjadi, justru masyarakat miskin, pengusaha kecil, dihadapkan dengan kelangkaan BBM bersubsidi jenis  bensin dengan oktan 90 (Pertalite) dan diesel dengan setana 48 (Biosolar).

Mungkin karena harga subsidinya murah antara senilai Rp 10.000, 00 (sepuluh ribu rupiah) per liter untuk BBM jenis Pertalite dan senilai Rp 6.800, 00 (enam ribu delapan ratus rupiah) per liter untuk jenis  solar (biosolar) dan kurangnya pengawasan pemerintah maka kuat dugaan apapun pasti dilakukan pihak kontraktor.

“Sepanjang adanya proyek-proyek besar pemerintah yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah, pasti dampaknya, BBM bersubdi mengalami kelangkaan. Antrian kendaraan sudah pasti panjang di setiap SPBU,” ucap salah seorang petugas SPBU diamini warga yang antri mengisi bahan bakar.

Jangan-jangan kata mereka, ada pekerjaan proyek besar pemerintah termasuk proyek sebesar Rp 839 miliar ini yang membuat Para kontraktor ikut mengambil untung dan diduga ikutan membeli BBM bersubsidi. Padahal mereka harusnya membeli BBM Non Subsidi.

“Sungguh kami koq heran. BBM bersubsidi dengan kuota terbatas yang dialokasikan pemerintah untuk rakyat miskin dan pengusaha kecil koq sering langkah,” kesal warga.

Untuk diketahui, BBM Non-Subsidi adalah BBM yang mana harganya tidak diatur oleh Pemerintah, Badan Usaha dipersilakan untuk bersaing secara sehat dan efisien, tentu di dalam koridor Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi No. 22 Tahun 2001 beserta turunan dan perubahan sampai saat ini.

Selain itu, Pemerintah juga harus melakukan pengawasan ketat kemudian menemukan serta menindak tegas pelaku penyalahgunaan BBM subsidi sebagaimana diatur dalam Pasal 55 UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang menyatakan bahwa setiap orang yang menyalahgunakan Pengangkutan dan/atau Niaga Bahan Bakar Minyak, bahan bakar gas, dan/atau liquefied petroleum gas yang mengatur lalu lintas jalan perlu diberi sanksi hukum tegas.

Berikut RIncian Harga BBM Non-Subsidi Pertamina per April 2024

No. Nama Data Nilai
1 Pertamina Dex 15.100
2 Dexlite 14.550
3 Pertamax Turbo 14.400
4 Pertamax Green 95 13.900

(ft/tm***)

  • Share