‘Rakyat Bertanya, Kristo Blasin Menjawab’

  • Share
Gambar, Kristo Blasin ketika bersosialisasi di Daerah Lasiana Kupang-NTT (foto istimewah)

Kupang, fajartimor.net – Apakah mungkin Rakyat bertanya, Kristo Blasin menjawab? Atau mungkin lebih luar biasanya, Rakyat bertanya dan seluruh bakal calon Gubernur dan bakal calon Wakil Gubernur perlu menjawab dengan kesadaran yang tinggi.

Terserah apa medianya? pola dan bentuknya seperti apa? Tujuan akhirnya apa? Namun satu dan pasti, seruan dan ajakan Kristo Blasin Bakal Calon Gubernur NTT periode 2018-2023, yang didalamnya tersirat ajakan bertanya rakyat soal seperti apakah calon pemimpin NTT lima (5) tahun ke depan telah dilakukan senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan NTT tersebut. Kini, tinggal rakyat jualah yang menentukan sikap tegasnya.

Berikut kumpulan ajakan Kristo Blasin yang berhasil di dapat fajartimor. Mudahan menjadi pemicu arah terselenggaranya ‘Sayembara Kejujuran’ para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur untuk NTT yang lebih maju dan mensejahterakan.

1)“Pasanglah telingaMU duhai Tuhan Allah Leluhurku, Allah Abraham, Allah Isyak dan Allah Yakub,,,,agar baiklah bumi tempat aku berpijak,,,,juga rakyat Se-Nusa Tenggara Timur mendengar niat baikku dan tekadku menjadi pemimpin yang berguna,,dalam kata dan tindakan,,,,Mudah mudahan spirit membangun NTT,,,menitik laksana hujan,,,,kehadiranku ditengah masyarakat dengan sentuhan kata dan perbuatan baik juga iklas, menetes laksana embun,,,,,,laksana hujan,,,,menyentuh relung hati para tunas muda ,,,,demi menggerakkan dukungan pejuang muda nan tangguh,,,,agar NTT,,,semakin maju dan mandiri,,,,,Wasalam,,,,salam Perjuangan,,,,dari Ananda Kristo Blasin, Istri dan Keluarga,,,,Merdeka!”

2)“Pendidikan politik yg bertanggungjawab kpd rakyat adlh perwujudan nyata dan kerja terukur seorang pemimpin….ananda Kristo Blasin…bakal calon Gubernurmu…..wasalam ….Merdeka!”

3)“Aku berjalan tertatih tatih ntuk menemukan berkas cahaya kebajikan dengan hati yang teguh demi kesejahteraan rakyat NTT, Aku pun tdk pernah menganggap rendah para seteruku. karena tujuan kami satu dan sama. Emas dan Perak buatan tangan manusia tidak ada padaku…..namun ide ide besar dan program keberpihakan akan aku sumbangkan kepada rakyat Nusa Persaudaraan,,,,agar semakin maju dan mandiri dalam keberagaman…..wasalam dariku,,,,,,Ananda Kristo Blasin,,,Istri,,,Anak anak dan keluarga besar….Merdeka!”

Kristo Blasin, siap dengan gagah berani melayani pertanyaan prinsip rakyat Nusa Tenggara Timur, soal Totalitas Pelayanan kepada Rakyat (foto istimewah)
Kristo Blasin, siap dengan gagah berani melayani pertanyaan prinsip rakyat Nusa Tenggara Timur, soal Totalitas Pelayanan kepada Rakyat (foto istimewah)

4)“Gagasan Besar Bung Karno, senantiasa mengilhami seluruh realitas perjuanganku untuk terus membela kepentingan besar rakyat Nusa Tenggara Timur,,dukunganmu semua wahai Marhaen Kop Nan Olain Babau Ma Pan Muti,,,akan menjadi Roh penggerak,,,,Marhaen2 bumi Flobamorata,,,sukses NTT,,,Sejahteralah Negeriku,,,Salam Perjuangan,,,dari Ananda Kristo Blasin,,,,Merdeka!”

5)“Bekerja total untuk rakyat,,,,,dengan berserah diri kepada Tuhan Saja,,,krn Semuanya akan baik baik saja,,,,dipandu darasan Ikuti Saja,,,,,sebab nun disana ada harapan akan masa depan Nusa Tenggara Timur yg lebih baik,,,,Kristo Blasin,,Bakal Calon Gubernur NTT, periode 2018-2023”

6)”Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk, pekerjaan kita belum selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.” [Ir. Soekarno, Pidato HUT Proklamasi],,,Dalam semangat gotong royong,,penuh cucuran keringat,,,,,mari bersatu menghantar rakyat NTT,,menuju ke rumah sejahtera,,,,jauh dari Gubuk ratap dan tangis ,,,,Wasalam Ananda Kristo Blasin,,,Istri,,anak anak dan keluarga,,,,,Merdeka!”

7)“Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu juga: ”Tuhan tidak merobah nasibnya sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merobah nasibnya” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi, 1964]………Terinspirasi Pidato Sakti Bung Karno,,Sang Proklamator Perubahan,,,,dalam keterbatasan bersama,,,saya,,,Kristo Blasin Bakal Calon Gubernur NTT periode 2018-2023,,,dengan kerendahan hati,,,mengajak segenap rakyat Nusa Tenggara Timur,,,untuk bersatu hati,,dan dalam kata, tapah dan doa memohon inisiatif tindakan perubahan dari Tuhan Sang Penginisiatif Perubahan, agar mulai hari ini dan seterusnya, tekad merubah NTT menuju sejahtera lahir dan bathin boleh kita lakukan secara bersama dan terencana. Tekadmu semua demi sebuah tatanan kehidupan yang lebih baik, wahai rakyat NTT menjadi tekadku juga. Mari bersatu, kita lawan, politik uang, politik adu domba, politik identitas, dan politik Sara. Kita depankan program keberpihakan, dengan terus membangun komunikasi konstruktif, Niscaya,,semuanya akan baik baik saja. Wasalam,,Ananda Kristo Blasin, Istri, anak anak dan keluarga. Merdeka!”

 8)”Apakah kita mau Indonesia merdeka, yang kaum Kapitalnya merajalela ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang dan pangan?” Darasan Pidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 tepat di hari lahirnya Pancasila, harus menjadi roh penggerak dalam semangat gotong royong mengentaskan cukup sandang dan cukup pangan bagi seluruh rakyat Nusa Tenggara Timur. Calon Pemimpin kedepan periodik 2018-2023 dan seterusnya harus jujur pada dirinya dan rakyat. bahwa kerja besarnya adalah mengefektifkan seluruh potensi Sumber Daya (SDM dan SDA) agar pada gilirannya rakyat sejahtera. Cerita yang kita dengar, dimana mana, di seluruh penjuru NTT, rakyat cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan. Mari kita perangi semangat kapital dalam diri kita, lupakan semangat senang sesaat di masa seleksi kepemimpinan pra pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur sehingga pada saatnya pemimpin yang terpilih adalah pemimpin rakyat yang amanah, jujur pada dirinya dan tegas bertindak untuk kepentingan rakyat seutuhnya. Wasalam Ananda Kristo Blasin, bakal calon Gubernur, Istri, anak anak dan keluarga. Merdeka!” (ft/boni)

  • Share