SBS; Jangan Pernah Sepelehkan Kekayaan Kekerabatan

  • Share

Kupang, fajartimor.net – Segala urusan di dunia ini, siapapun dia pasti akan diperhadapkan pada kekerabatan, kekeluargaan dan persaudaraan.

Pernyataan bijak tersebut didaraskan dr. Stefanus Bria Seran, Calon Bupati Malaka periode 2024-2029 pada acara syukuran Sambut Baru, Flaviano Arjun Bria Seran, anak Bapak Raja Alfridus Bria Seran, ST yang dirayakan di aula utama Hotel Cahaya Bapa, Minggu, (02/05/2024).

“Yang namanya manusia ketika diperhadapkan pada segala urusan suka-duka, formil -non formil, swasta-pemerintahan sudah pasti selalu dalam nuansa kekerabatan, kekeluargaan dan persaudaraan,” terang SBS.

Ada tiga jenis kekayaan kata Sang Petarung Sejati ini yang dimiliki manusia antara lain, kekayaan intelektual, kekayaan kekerabatan dan kekayaan harta benda.
Tiga jenis kekayaan tersebut sering berjalan seiring. Namun terkadang berubah rupa manakalah kepentingan menjadi utama.
“Yang pasti habis sudah tentu harta benda. Sementara kekayaan intelektual dan kekayaan kekerabatan abadi adanya,” jelas SBS.

Ketika dipercaya berbicara mewakili keluarga di syukuran Sambut Baru anak Flaviano katanya pendapat sementara orang akan menjurus pada urusan yang beraroma politik.
“Jika ada pendapat demikian, saya pasti menjawabnya Benar. Karena jujur, saya yang berbicara dihadapan keluarga besar yang memenuhi undangan ini adalah juga calon Bupati Malaka periode 2024-2029. Jadi kita berkumpul di sini ya selain merekatkan kembali rasa kekerabatan dan persaudaraan, dukungan kerabat juga keluarga untuk urusan politik pun perlu disegarkan kembali,” spirit SBS.

Jika urusan suka dan duka ada rasa kekerabatan dibingkai jalinan persaudaraan dalam kekeluargaan maka urusan politik pun sepantasnya kekerabatan menjadi yang terdepan.
“Jangan mau hadir saat urusan suka dan duka giliran urusan politik masing-masing cari jalan sendiri. Saya justru berharap malam syukuran Sambut Baru anak Flaviano Arjun Bria Seran ini, menjadi penyemangat baru yang membawa dampak perubahan agar kita semua boleh kembali kepada arti sebenarnya dari kekayaan kekerabatan dalam semangat saling mendukung, demi tercapainya implementasi dari kekayaan intelektual untuk menatang kejayaan ekonomi rakyat,” tutup SBS. (ft/oan)

  • Share